Gambar Thumbnail Cara Format Flashdisk

Cara Format Flashdisk

Pengin menghapus semua data di Flashdisk tapi gak bisa, karena Flashdisk terkena virus?

Umumnya orang melakukan format Flashdisk dengan file exploler. Nah, selain pakai file exploler kamu juga bisa melakukan format Flashdisk pakai cmd cuy.

Cara ini biasanya di pakai kalo Flashdisk kamu rusak atau yang terkena write protected. Jadi, dengan format Flashdisk, berbagai virus yang nempel pada data tersebut akan ikut terhapus juga.


 

Bagian Pengaturan Format Flashdisk

Bagian Pengaturan Format Flashdisk

Sebelum kamu mau format Flashdisk, kamu harus tau bagian apa aja yang ada dalam pengaturan format Flashdisk cuy.

 

1. File System

FAT32 (File Allocation Table 32)

Kelebihannya:

  • Sebuah file system yang sangat umum di pakai. Karena, file system ini mendukung semua sistem operasi baik Windows, Linux, Mac dan berbagai sistem operasi lainnya.
  • Format file system ini juga biasa dipakai di Flashdisk sebagai media seperti buat memutar lagu pada mobil dan sebagainya.

Kekurangannya:

  • Punya batasan ukuran file sebesar 4GB aja. Jadi, dengan pakai format file yang satu ini. Kamu gak bisa menyimpan sebuah file dengan ukuran lebih dari 4GB.

NTFS (New Technology File System)

Kekurangannya:

  • Merupakan sebuah system yang cuma bisa bekerja pada sistem operasi Windows. Kalo kamu pilih format file system ini. Maka flashdisk tersebut tidak bisa kamu pakai pada sistem operasi lain seperti Mac dan juga Linux.

Kelebihannya:

  • NTFS gak memiliki batasan ukuran sebuah file. Jadi, kalo kamu pengin mengirim sebuah file dengan ukuran yang cukup besar. Maka kamu bisa memilih format file system yang satu ini.

exFAT

Format file system ini gak memiliki batasan ukuran sebuah file. Format ini juga bisa berjalan baik di Mac maupun Windows.

Tapi, buat memakainya di Linux kamu membutuhkan bantuan sebuah aplikasi buat bisa membacanya. Buat format yang satu ini masih jarang dipakai.

 

2. Format Option

Dalam format option kamu akan menemukan sebuah opsi Quick Format. Kalo kamu mencentang opsi tersebut maka proses format Flashdisk akan lebih cepat.

Karena, komputer gak akan melakukan proses pemeriksaan juga perbaikan Flasdisk kalo mengalami bad sector.

Tapi, kalo Flashdisk yang kamu pakai mengalami bad sector atau korup maka sebaiknya kamu gak mencentang opsi Quick Format.

Hal ini ditujukan agar komputer melakukan proses pemeriksaan dan juga memperbaiki kesalahan yang ada pada Flashdisk tersebut.

 

3. Allocatoin Unit Size

Allocation Unit Size yaitu sebuah sisa ruang penyimpanan buat membantu Flashdik dalam membaca data.

Jadi, kalo kamu pengin menyimpan berbagai file dengan ukuran yang cukup besar. Maka aku sarankan kamu mengatur ukuran Allocation Unit Size ke ukuran yang besar juga.

Hal ini ditujukan buat memaksimalkan kemampuan Flashdisk dalam membaca file tersebut.

Tapi, kalo kamu cuma menyimpan file dengan ukuran yang kecil. Kamu bisa pilih ukuran Allocation Unit Size yang kecil juga atau membiarkanya secara default.

 

4. Volume Label

Pada opsi ini kamu bisa memasukkan nama buat Flashdisk kamu. Tapi, dalam memberikan sebuah nama ada beberapa ketentuan tergantung format file system yang kamu pakai.

Kalo kamu pilih NTFS maka maksimal huruf buat memberikan nama pada Flashdisk tersebut sebanyak 32 karakter. Kalo kamu pakai FAT32 maka kamu cuma bisa pakai 11 huruf aja.

Selain itu, kamu juga gak boleh pakai karakter seperti ~!.<,-“; dan berbagai karakter spesial lainnya. Buat exFAT kamu bisa pakai 11 sampai 15 karakter, tergantung pada sistem operasi yang kamu pakai saat melakukan proses format.


 

Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar

Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar

Disini ada 2 cara buat format Flashdisk punya kamu dengan baik dan benar. Simak ya penjelasannya!

 

1. Via CMD

Pada umumnya format Flashdisk pakai CMD dipakai kalo Flashdisk mengalami sebuah eror atau kerusakan seperti mengalami Write Protected.

Cara format Flashdisk dengan CMD:

  • Pertama, hubungkan Flashdisk pada PC/Laptop kamu.
  • Setelah itu, jalankan CMD dengan akses Administrator.
  • Setelah jendela CMD terbuka masukkan perintah berikut diskpart. Lalu, tekan Enter.
  • Setelah itu, ketik list disk. Kemudian, tekan Enter. Perintah ini berfungsi agar CMD menampilkan semua disk yang ada pada komputer kamu termasuk juga Flashdisk.

Cara ke-1 Via CMD

  • Lalu, kamu harus teliti memilih disk mana yang merupakan Flashdisk kamu. Karena, kalo kamu salah pilih bisa jadi harddisk kamu yang akan terformat.
  • Kemudian, masukkan perintah select disk #. # disini akan kamu isi sesuai dengan disk dimana Flashdisk kamu berada. Kalo flashdisk kamu ada pada Disk 1 maka masukkan perintah select disk 1. Setelah itu, tekan Enter.
  • Sebelum melakukan proses format pastikan disk yang kamu pilih udah benar. Selanjutnya, masukkan perintah clean lalu Enter.

Cara ke-2 Via CMD

  • Tunggu sampai ada tulisan DiskPart succeeded in cleaning the disk dimana tulisan ini menandakan kalo format Flashdisk berhasil.
  • Selanjutnya, masukkan perintah create partition primary. Lalu, tekan Enter.
  • Kemudian, tulis perintah select partition 1. Lalu, ketik active buat mengaktifkan partisi.
  • Lalu, kamu akan lakukan formatting dengan format NTFS dan menamainya. Tulis perintah format FS=NTFS label=Mantan-drive quick. Silahkan ubah tulisan Mantan-drive dengan nama Flashdisk kamu pengin.

Cara ke-3 Via CMD

  • Terakhir, ketik perintah assign letter=N buat memberikan driver letter. Silahkan ubah tulisan dengan letter yang kamu pengin.
  • Kalo udah maka ketik exit buat keluar dari ultility diskpart atau bisa langsung menutup CMD.

 

2. Via File Explorer

Cara ini yang paling umum dipakai buat melakukan formatting Flashdisk kamu kalo terkena virus atau rusak cuy.

Caranya:

  • Pertama, pastikan Flashdisk udah terhubung dengan PC/Laptop kamu. Setelah Flashdisk berhasil terhubung dengan baik.
  • Selanjutnya, buka File Exploler. Maka disana akan ada Flashdisk yang udah kamu hubungkan tadi. Sebelum melakukan format pastikan udah gak ada data yang penting dalam Flashdisk tersebut.

Cara ke-1 Via File Explorer

  • Selanjutnya, buat melakukan proses format klik kanan pada Flashdisk tersebut. Setelah itu, pilih opsi Format.
  • Maka akan muncul sebuah jendela pengaturan format Flashdisk. Disini kamu bisa mengatur Volume Label, File System, Allocation Unit Size dan Format Option. Kamu bisa mengaturnya sesuai keinginan amu. Yang pastinya kamu udah mengacu pada penjelasan bagian tersebut yang udah kamu pelajari tadi.

Cara ke-2 Via File Explorer

  • Lalu, kalo pengaturan udah dirasa sesuai klik tombol Start buat memulai proses format.
  • Kalo muncul pop up peringatan klik OK. Tunggu sampai proses format selesai. Lama gaknya proses format dipengaruhi sama banyak faktor. Seperti kualitas flashdisk, ukuran flashdisk, kualitas komputer, data yang ada di dalam flashdisk tersebut dan opsi format option.

Cara ke-3 Via File Explorer

  • Terakhir, kalo format udah selesai maka akan muncul sebuah notifikasi yang memberitahukan pada kamu kalo proses format udah berhasil. Klik OK.

 

Tentang Rangga Aditya

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *